DemokrasiFeatured

JPPR Ingatkan Awas Kampanye Terselubung Saat Masa Tenang Pemilu 2019

BOGOR, HASTAGMU.COM – Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Kota Bogor, Rasyid Ridho memperingatkan jangan ada lagi praktek kampanye pada masa tenang Pemilu 2019 di Kota Bogor baik itu terselubung maupun terang-terangan. Ia mengatakan tim sukses baik itu parpol, caleg maupun presiden harus menghentikan seluruh kegiatannya dalam memengaruhi pilihan pemilih.

Semuanya kan sudah di atur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu disitu jelas tertulis peserta pemilu juga dilarang melakukan kampanye dalam bentuk apapun selama masa tenang. Aturan itu terdapat di Pasal 24 ayat (4) Peraturan KPU tentang Kampanye Pemilu. Ungkap Rasyid.

Rasyid menambahkan pada momentum masa tenang sebaiknya di gunakan oleh tim sukses dan parpol untuk menurunkan Alat Peraga Kampanye ( APK ) yang mereka pasang saat kampanye berlangsung. “ Lebih baik bersihkan APK yang ada dijalan-jalan hingga gang-gang perkampungan, tapi ingat jangan menggunakan atribut,” tambahnya.

Terkait potensi kecurangan saat masa tenang Rasyid menyampaikan, potensi itu masih bisa saja terjadi. “ Masih rawan, potensi kampanye terselubung masih sangat mungkin terjadi dilingkungan masyarakat, yang harus di waspadai itu potensi terjadinya politik uang pada malam menjelang pencoblosan,” jelas Rasyid.

Oleh karena itu JPPR mengingatkan kepada stackholder penyelenggara pemilu untuk menjaga kebebasan dan kerahasiaan pilihan masyarakat di kota Bogor tidak hanya memberikan himbauan dan seruan publik. Tetapi meningkatkan kerja pengawasan dengan terus turun bergerak dan berkeliling ke sudut-sudut kota Bogor memastikan tidak ada politik uang sekaligus menindak langsung di tempat jika menemukan praktik transaksional tersebut.

Harapan masyarakat pesta demokrasi 5 tahunan ini bisa berjalan secara demokratis dan tanpa ada kecurangan, sehingga menghasilkan pemimpin  yang berkualitas dan murni pilihan rakyat, jadi sudah seharusnya pemilu 2019 pada 17 April nanti dijaga bersama, masyarakat juga harus berani menolak dan melaporkan jika terjadi politik uang ataupun pelanggaran pemilu pada masa tenang ini di sekitar wilayahnya. “ Disisa waktu 3 hari menuju pencoblosan, JPPR akan terus bersinergi dengan Bawaslu dan KPUD Kota Bogor untuk mensukseskan Pemilu 2019 di Kota Bogor,” tutup Rasyid Ridho. ( Red )

Tulis Komentar
Tag
Perlihatkan Semua
zvr
Tanggapan Anda Dengan Artikel Ini ?

#ARTIKEL TERKAIT

Close