Komunitas

Remaja Masjid Nuruzh Zhulam, Antara Hadroh Dan Aksi Peduli Palu

BOGOR, HASTAGMU.COMGempa dan Tsunami yang menerjang Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah menyayat hati siapapun yang melihatnya, baik dari tayang televisi maupun media sosial ramai-ramai memberikan pemberitaan tentang bencana alam tersebut.

Kelompok masyarakat Indonesia berlomba-lomba untuk memberikan bantuan kepada para korban, yang tertimpa bencana dan menewaskan hampir ribuan jiwa tersebut. Tak terkecuali dilakukan oleh komunitas Remaja Masjid Nuruzh Zhulam yang bertempat di Kota Bogor.

Pada Sabtu (6/10/2018) kemarin. Mereka menggalang aksi solidaritas untuk korban Tsunami Palu dan Donggala dengan turun kejalan mengumpulkan sumbangan dari masyarakat dengan aksi yang cukup unik, tidak hanya membentangkan spanduk namun para anak muda ini menampilkan keahlian mereka dalam hal musik Hadroh, musik dengan alat rebana yang mengumandangkan shalawat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Rizal Iman Nurdin, ketua Remaja Masjid Nuruzh Zhulam saat ditemui oleh Hastagmu.com dilokasi pengumpulan dana di kawasan jalan KS Tubun, Kota Bogor. “ Kita bikin acara penggalangan dana untuk korban tsunami ( Palu da Donggala – Red ) ini sudah hari ke 2, “ ungkapnya.

Selain penggalangan dana kita juga sambil menampilkan musik hadroh, jadi gak cuma penggalangan dana aja, nampilin hadroh juga biar menarik perhatian orang terus mau memberikan sumbangannya untuk para korban, tambah Rizal.

Sementara itu untuk hasil dari aksi penggalangan dana tersebut pihaknya akan menyalurkannya melalui lembaga Baznas Kota Bogor untuk nantinya dilanjutkan ke Palu. “ untuk bantuan sendiri sampai hari ini sudah 1 jutaan lebih alhamdulillah, mungkin besok bisa bertambah lagi. Untuk penyalurannya nanti kita melalui Baznas Kota Bogor, kalau kita berangkat langsung kan sulit yah disana juga sedang darurat bencana,” jelas Rizal.

Group Hadroh Remaja Masjid Nuruzh Zhulam

Berapa tahun belakangan tren membentuk komunitas banyak terjadi di seluruh Indonesia, khususnya di bagian perkotaan atau urban.

Salah satunya komunitas Remaja Masjid Nuruzh Zhulam, komunitas yang berdiri dari tahun 2013 ini yang pada awalnya terdiri dari segelintir anak muda saja kini sudah hampir 30 orang lebih tergabung bersama remaja masjid tersebut.

Berbincang dengan Ketua Remaja Masjid Nuruzh Zhulam , Rizal Iman Nurdin. Hastagmu.com mendapatkan berbagai cerita dari kegiatan komunitas yang berbasis di Masjid Nuruzh Zhulam, Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, tersebut.

Rizal menjelasakan Kegiatan Remaja Masjid Nuruzh Zhulam sendiri lumayan banyak terutama ketika moment bulan puasa “ kegiatan sendiri banyak apalagi pas momentum bulan puasa, biasanya kita menggelar kegiatan pawai obor sambut ramadhan dengan berkeliling bersama warga terutama anak-anak kecil biar membangkitkan semangat anak-anak ketika puasa, terus kita juga sering mengadakan bazar murah ketika mau lebaran, jelasnya.

Untuk aktifitas rutinya sendiri Remaja Masjid Nuruzh Zhulam memiliki group hadroh yang diberi nama sama dengan nama komunitas mereka, bercerita tentang awal berdirinya group hadroh ini, Rizal mengungkapkan. “ Awal berdirinya sih dulu ada yang ngasih alat musik hadroh ( Rebana – Red )  ke remaja masjid, jadi biar tanggung jawab kan udah dikasih jadi kita bikin group hadroh, nah sekarang kegiatan di musik hadroh jadi kegiatan rutin kita,” ungkap Rizal.

Kegiatan rutinnya sih kita latihan setiap hari kadang, untuk mengasah terus keahlian para anggota, kadang kita di undang juga di acara-cara baik pernikahan acara dan keagamaan juga di Bogor yang paling jauh kita pernah pentas di Banten, tambah Rizal.

Remaja Masjid Nuruzh Zhulam
Group Hadroh Nuruzh Zhulam Saat Tampil Di Salah Satu Kegiatan Keagamaan [ Photo : Pribadi ]
Terkait prestasi yang pernah di raih group hadroh Remaja Masjid Nuruzh Zhulam, Dia menceritakan kalau group nya tersebut sudah pernah meraih juara 1 di beberapa festival hadroh, kemudian juga meraih juara 3 pada festival marawis Piala Presiden untuk seleksi di kecamatan Bogor Utara, terangnya.

Sementara untuk anggota yang sudah tergabung Rizal menjelaskan saat ini rata-rata usianya dari 15 tahun sampai 25 tahun. Dan untuk anak-anak muda yang tertarik ingin belajar ataupun bergabung. Pihaknya membuka pintu lebar-lebar, namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi kata Rizal, “ mau gabung silahkan, tapi harus banyak latihan bareng dulu baru bisa tampil atau masuk tim inti nya, yah semacam audisi kecil-kecilan lah, yang tertarik silahkan bisa langsung datang aja ke sekeretariat di Masjid Nuruzh Zhulam, terang Rizal.

Ketika ditanya tentang harapanya dengan group hadroh nya tersebut Rizal dan rekan-rekanya di Remaja Masjid Nuruzh Zhulam mempunyai harapan kedepanya semakin banyak anak-anak muda yang suka atau tertarik dengan musik hadroh ini, “ jadi mudah-mudahan semakin banyak anak muda yang tertarik sama hadroh jadi gak cuma sukanya musik-musik kekinian aja yang cinta-cintaan terhadap manusia, tapi suka juga sama musik hadroh yang syairnya banyak mengandung pujian dan kecintaan terhadap Allah dan Rasulullah SAW, “ harap Rizal. ( Red-Rul )

Tulis Komentar
Tag
Perlihatkan Semua
zvr
Tanggapan Anda Dengan Artikel Ini ?

#ARTIKEL TERKAIT

Close